Visi dan Misi


A. VISI DAN MISI BAGIAN HUKUM DAN HAM SETDA KAB. LANDAK

Visi :

Terlaksananya pelayanan dan penyelenggaraan administrasi pemerintahan yang efisien, efektif, bersih dan  berwibawa dengan dukungan aparatur yang profesional.

Misi  :

Mewujudkan  tata kelola Pemerintahan  yang  baik dengan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui terbentuknya Produk Hukum Daerah yang berperspektif HAM.


B. VISI KABUPATEN LANDAK

Visi merupakan gambaran menantang tentang keadaan masa depan yang berisikan cita dan citra yang ingin diwujudkan oleh instansi pemerintah, merupakan cara pandang jauh ke depan tentang kemana dan bagaimana Pemerintah Kabupaten Landak harus dibawa dan berkarya agar konsisten, eksis, antisipatif, inovatif serta produktif. Visi yang ditetapkan dapat memberikan motivasi kepada seluruh pegawai (pejabat dan staf) dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kinerjanya dalam rangka mewujudkan visi tersebut.

Visi pada prinsipnya merupakan gambaran mengenai sosok masa depan, yang bersifat memberi inspirasi dan motivasi kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap masa depan suatu organisasi.

Mengacu pada prinsip tersebut di atas, maka dapat dibuat suatu pengertian mengenai visi adalah sebagai suatu pernyataan yang merupakan ungkapan atau artikulasi dari citra, nilai arah dan tujuan organisasi yang realistis, memberikan kekuatan, semangat dan komitmen serta memiliki daya tarik dan dapat dipercaya sebagai pemandu dalam pelaksanaan aktivitas dan pencapaian tujuan organisasi.

Visi yang telah ditetapkan perlu ditanamkan pada setiap unsur organisasi dan masyarakat sehingga menjadi visi bersama (shared vision) yang pada gilirannya mampu mengarahkan dan menggerakkan segala sumber daya yang ada, untuk menciptakan manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berakhlak mulia serta masyarakat yang makin sejahtera dalam pembangunan yang berkelanjutan didorong oleh perekonomian yang makin maju, mandiri dan merata di seluruh wilayah didukung oleh penyediaan infrastruktur yang memadai serta memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa yang dijiwai oleh karakter yang tangguh dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang dilaksanakan secara demokratis dan menjunjung tinggi tegaknya supremasi hukum.

1.   Pernyataan Visi

Dalam mengantisipasi tantangan ke depan menuju kondisi yang diinginkan, Pemerintah Kabupaten Landak menetapkan visi sebagai berikut :

Masyarakat Kabupaten Landak Yang Cerdas, Bermoral, Maju, Mandiri Dan Terdepan Dibidang Ekonomi Kerakyatan Yang Berbasis Agribisnis Dan Agro Industri

2.   Penjelasan Makna Visi

Visi tersebut mengandung beberapa kata kunci yaitu “Masyarakat yang Cerdas, Bermoral, Maju, Mandiri dan Terdepan di Bidang Ekonomi Kerakyatan yang Berbasis Agribisnis dan Agroindustri” yang perlu dijelaskan agar memberikan pengertian dan persepsi yang sama bagi setiap anggota organisasi dan stakeholders, serta berbagai pihak yang berkepentingan.

a.   Masyarakat yang Cerdas

“Masyarakat yang Cerdas” menunjukkan visi Pemerintah Kabupaten Landak yang bercita-cita mewujudkan masyarakat Kabupaten Landak sebagai sumber daya manusia yang berkualitas, baik dari segi pendidikan yaitu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga professional dalam bidangnya maupun dari segi derajat kesehatannya, yaitu sehat jasmani dan rohani. Masyarakat yang cerdas diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraannya dan mampu memberikan kontribusi dalam pembangunan di daerahnya.

b.   Masyarakat yang Bermoral

“Masyarakat yang Bermoral” menunjukkan visi Pemerintah Kabupaten Landak yang bercita-cita mewujudkan masyarakat Kabupaten Landak yang beriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga terbentuk masyarakat yang berakhlak mulia dan memiliki sopan-santun/bersusila. Pada akhirnya diharapkan tercipta masyarakat yang mempunyai rasa toleransi antar umat beragama dan menjadikan nilai ajaran agama/ kepercayaan sebagai landasan berpikir dan berprilaku.

c.    Masyarakat yang Maju

“Masyarakat yang Maju” menunjukkan visi Pemerintah Kabupaten Landak yang bercita-cita mewujudkan masyarakat yang mempunyai wawasan jauh ke depan, baik wawasan kebangsaan, wawasan kemasyarakatan, wawasan ekonomi dan wawasan lingkungan dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat agar dapat memberikan hasil yang optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan dan dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Kabupaten Landak dan sekitarnya secara bersama-sama. Motivasi, semangat, dedikasi, antusiasme dan dukungan masyarakat Kabupaten Landak diharapkan akan muncul untuk memajukan daerahnya sehingga sejajar dengan daerah-daerah lain yang sudah lebih dahulu maju.

d.   Masyarakat yang Mandiri

“Masyarakat yang Mandiri” menunjukkan visi Pemerintah Kabupaten Landak yang bercita-cita mewujudkan masyarakat yang tidak tergantung pada orang/pihak lain, mampu mengusahakan  kesejahteraan lahir dan bathin nya sendiri dan berpartisipasi dalam pembangunan. Masyarakat yang mandiri diharapkan memberikan kontribusi yang aktif dalam pembangunan daerah.

e.   Terdepan di Bidang Ekonomi Kerakyatan

“Terdepan di Bidang Ekonomi Kerakyatan” menunjukkan visi Pemerintah Kabupaten Landak yang bercita-cita untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang berbasis kerakyatan. Perekonomian daerah akan dibangun berlandaskan ekonomi kerakyatan yang ditujukan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Pembangunan perkenomian juga akan berdasarkan potensi daerah dan dilakukan dengan memberdayakan ekonomi lokal yang didasarkan pada pendayagunaan potensi sumber daya lokal (sumber daya manusia, sumber daya kelembagaan, dan sumber daya fisik yang dimiliki) melalui kelompok-kelompok lembaga berbasis masyarakat yang ada.

f.     Berbasis Agribisnis

“Berbasis Agribisnis” menunjukkan visi Pemerintah Kabupaten Landak yang bercita-cita untuk mewujudkan perekonomian Kabupaten Landak berdasarkan pola/sistem pembangunan pertanian dalam arti luas secara terpadu dari hulu sampai ke hilir. Pembangunan pertanian yang berwawasan agribisnis dilakukan dengan membangun Kawasan Terpadu (Kaster) dari hulu sampai hilir dengan penyiapan sarana produksi, produksi budidaya, industri hasil produksi dan trading/perdagangan dengan cara mengoptimalkan dan mendayagunakan sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan daerah mendukung ketersediaan pangan nasional dan menerima tantangan pasar global, mampu bersaing baik kualitas dan kuantitas serta tersedia secara terus menerus.

g.   Berbasis Agroindustri

“Berbasis Agroindsutri” menunjukkan visi Pemerintah Kabupaten Landak yang bercita-cita untuk meningkatkan industri pengolahan hasil-hasil pertanian dalam sistem agribisnis yang akan diterapkan dengan melibatkan petani setempat dan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani melalui suatu strategi aliansi yang saling menguntungkan.

Pembangunan masyarakat Kabupaten Landak berorientasi pada penggabungan antara pertanian dan industri untuk mewujudkan pusat pengolahan komoditi pertanian yang menitikberatkan pada sektor pertanian dan sektor perdagangan serta sektor industri pengolahan. Dalam meningkatkan daya saing, yang diharapkan dapat mendukung perekonomian berbasis agroindustri akan dilaksanakan pengembangan komoditi unggulan ke arah agroindustri dan  penyediaan sarana dan prasarana ekonomi masyarakat dengan menempatkan ekonomi rakyat yakni segala bentuk aktifitas produktif yang dikelola oleh rakyat yang berbasis agro industri. Pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah dan memberikan kontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Landak sebagai pusat agroindustri yang maju.

B. MISI KABUPATEN LANDAK

Pernyataan misi mengandung makna yang mencerminkan pandangan organisasi tentang kemampuan dirinya. Pernyataan misi  merupakan hal yang sangat penting untuk mengarahkan kegiatan Pemerintah  Kabupaten Landak untuk lebih eksis dan dapat mengikuti efek global otonomi daerah.

Misi adalah  gambaran sesuatu yang akan dilakukan dalam rangka pencapaian visi, agar tujuan dan sasaran Pemerintah Kabupaten Landak dapat berhasil dengan baik. Misi merupakan penjabaran dari visi, untuk mengarahkan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai dalam rangka mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan. Misi juga menggambarkan tugas-tugas yang diemban Pemerintah Kabupaten Landak sesuai kewenangan yang ditetapkan berdasarkan undang-undang.

Misi yang ditetapkan diharapkan mampu menggerakkan seluruh komponen organisasi dan dapat memicu tindakan dan peran serta masyarakat untuk melakukan tindakan-tindakan positif yang mengarah pada pencapaian misi dan visi yang telah ditetapkan.

1.   Pernyataan Misi

Untuk mencapai VISI Kabupaten Landak seperti tersebut diatas diperlukan MISI yang dipergunakan sebagai pedoman dalam menyusun tujuan, sasaran dan strategi dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki. Misi Pemerintah Kabupaten Landak adalah sebagai berikut :

  • Terciptanya  Sumber Daya Manusia yang Cerdas, Terampil, Berakhlak Mulia.
  • Mewujudkan Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam Secara Efisien dan Sinergis Sehingga Mampu Mendukung Pengembangan Perekonomian Daerah.
  • Menyelenggarakan Pemerintahan Daerah Secara Berdayaguna dan Berhasilguna Dalam Rangka Kepemerintahan Yang Bersih dan Baik  (Clean and Good Government).
  • Menjunjung Tinggi Supremasi Hukum dan Demokratisasi.
  • Mewujudkan Pembangunan Prasarana dan Sarana Wilayah Guna Menunjang Pembangunan Perekonomian Daerah.
  • Mewujudkan Pembangunan Pertanian Sebagai Basis Perekonomian Daerah.

2.   Penjelasan Makna Misi

Agar Misi yang ditetapkan mengandung makna yang sama bagi setiap pembaca, maka seyogyanya dijelaskan makna dari masing-masing pernyataan misi sehingga dapat mencerminkan maksud yang tersirat dari misi tersebut. Adapun makna dari Misi Kabupaten Landak adalah sebagai berikut:

  • Terciptanya  Sumber Daya Manusia yang Cerdas, Terampil, Berakhlak Mulia.

Misi ini ditetapkan dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Landak yang cerdas, bermoral, maju dan mandiri. Peningkatan kualitas sumber daya manusia ditempuh melalui pembangunan pendidikan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME serta peningkatan kesejahteraan sosial.

Pembangunan sumber daya manusia yang cerdas dan terampil difokuskan pada pengembangan potensi sumber daya manusia agar dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan profesionalisme dan kompetensi.

Pemerataan pendidikan dilakukan dengan memperluas kesempatan untuk memperoleh pendidikan, pengusaan ilmu pengetahuan dan teknologi menuju terciptanya SDM Kabupaten Landak yang cerdas dan terampil melalui peningkatan anggaran pendidikan dalam APBD. Memberdayakan lembaga pendidikan baik sekolah maupun luar sekolah sebagai pusat pembudayaan nilai, sikap dan kemampuan serta meningkatkan peran keluarga dan masyarakat dengan didukung oleh sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Pemerataan pendidikan lebih dititikberatkan pada pendidikan kejuruan yang melahirkan tenaga kerja yang siap pakai dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Peningkatan derajat kesehatan masyarakat dilakukan dengan meningkatkan sumber daya manusia dan lingkungan dengan paradigma sehat yang memberikan prioritas pada peningkatan pelayanan kesehatan, pencegahan, penumbuhan, pemulihan dan rehabilitasi sejak dalam kandungan sampai usia lanjut. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat melalui peningkatan kualitas dan profesionalisme tenaga medis secara berkelanjutan, meningkatkan sarana dan prasarana bidang kesehatan termasuk penyediaan obat terjangkau oleh masyarakat.

Pemerataan kesejahteraan sosial dilakukan dengan memberikan perlindungan dan pelayanan kepada orang sakit, cacat, lanjut usia, dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) lainnya melalui pemberdayaan, penyuluhan, bimbingan, bantuan dan jaminan sosial.

  • Mewujudkan Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam Secara Efisien dan Sinergis Sehingga Mampu Mendukung Pengembangan Perekonomian Daerah.

Misi ini ditetapkan dalam rangka mewujudkan perekonomian daerah yang berbasis ekonomi kerakyatan, agribisnis dan agroindustri melalui pengelolaan sumber daya alam yang dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan daerah. Pembangunan perekonomian daerah juga akan didukung oleh peningkatan jaringan kerja sama ekonomi yang kuat dan saling menguntungkan dengan pihak swasta.

Hal yang ditempuh untuk mewujudkan sumber daya alam yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah adalah dengan pembangunan pertanian berbasis tekhnologi pertanian. Pembangunan pertanian dengan sistem agribisnis lebih ditekankan pada peningkatan produktivitas pertanian khususnya tanaman pangan yang diarahkan untuk mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan. Pembangunan pertanian dimulai dengan mewujudkan petani-petani yang memiliki pengetahuan yang luas mengenai usaha tani dan menguasai tekhnologi pertanian. Industri pengolahan hasil-hasil pertanian meliputi pengolahan hasil pertanian pangan dan pengolahan hasil karet rakyat.

Disamping pembangunan pertanian, perekonomian daerah juga didukung oleh perindustrian, perdagangan dan jasa melalui pembinaan dan pengembangan usaha/pelaku ekonomi serta penguatan dan pemberdayaan usaha skala kecil, mikro, menengah dan koperasi serta meningkatkan kerjasama ekonomi yang kuat sehingga dapat mewujudkan suatu jaringan yang saling menguntungkan dengan pihak ketiga.

Strategi pembangunan perekonomian daerah dilakukan dengan memanfaatkan secara optimal potensi daerah. Kebijakan pembangunan wilayah Kabupaten Landak didasarkan pada potensi yang dimiliki masing-masing wilayah dan karakteristik masyarakatnya. Oleh sebab itu Wilayah Kabupaten Landak dibagi menjadi 3 sub wilayah, yaitu:

  1. Sub Wilayah I, meliputi Kecamatan Ngabang, Kecamatan Air Besar, Kecamatan Menyuke, Kecamatan Meranti, dan Kecamatan Kuala Behe dengan arah pengembangan komoditi perkebunan kelapa sawit dan karet.
  2. Sub Wilayah II, meliputi Kecamatan Sengah Temila, Kecamatan Mandor, dan Kecamatan Sebangki dengan arah pengembangan komoditi perkebunan karet dan tanaman pangan, peternakan dan perikanan darat.
  3. Sub Wilayah III, meliputi Kecamatan Mempawah Hulu, dan Kecamatan Menjalin dengan arah pengembangan komoditi tanaman pangan dan hortikultura.
  • Menyelenggarakan Pemerintahan Daerah Secara Berdayaguna dan Berhasilguna Dalam Rangka Kepemerintahan Yang Bersih dan Baik  (Clean and Good Government).

Misi ini ditetapkan dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih dan baik (Clean and Good Government) dengan didukung sumber daya aparatur  yang profesional. Meningkatkan profesionalisme aparatur pemerintah melalui pendayagunaan perencanaan, pengawasan dan mendorong akuntabilitas guna mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah yang profesional, transparan, kredibilitas, antisipatif dan akuntabilitas. Pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kadar transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dalam konteks good governance, sehingga memulihkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah.

Hal ini ditempuh dengan cara mengembangkan kelembagaan dan organisasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah dengan memperhatikan partisipasi masyarakat yang didukung dengan sistem pengawasan yang handal; meningkatkan pengelolaan aparatur pemerintah dan memberikan kesempatan kepada aparatur pemerintah untuk mengembangkan keahlian dan keterampilannya; membangun pengelolaan keuangan daerah yang sesuai dengan standar dan ketentuan; membangun perencanaan dan pengendalian yang memadai; meningkatkan pelayanan kepada aparatur dan instansi pemerintah untuk mendorong terciptanya pelayanan masyarakat cepat dan tepat sesuai dengan standar masing-masing jenis pelayanan dan meningkatkan kinerja dan produktivitas instansi pemerintah melalui efisiensi dan efektivitas administrasi pemerintahan, pelaksanaan pembangunan kepada masyarakat.

  • Menjunjung Tinggi Supremasi Hukum dan Demokratisasi.

Misi ini ditetapkan dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban guna menghasilkan kondisi yang kondusif, stabil, aman dan tertib dengan tegaknya supremasi hukum yang mencerminkan kebenaran dan keadilan, serta memperoleh legitimasi yang kuat dari masyarakat. Menciptakan kesadaran budaya dan penanaman nilai-nilai politik yang demokratis terutama penghormatan terhadap hukum dan HAM, nilai-nilai persamaan, anti kekerasan, serta nilai-nilai toleransi politik.

Kerukunan hidup antar umat beragama sangat penting dalam rangka mewujudkan pengamalan pancasila secara konsekuen dalam kehidupan masyarakat dengan meningkatkan mutu keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini bertujuan untuk peningkatan kualitas kehidupan dan kerukunan hidup inter dan antar umat beragama, menuju manusia yang berakhlak mulia, memberikan kemudahan bagi umat beragama untuk menjalankan ibadahnya, meningkatkan kualitas pendidikan agama, serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan agama. Melalui pembinaan kerukunan hidup umat beragama, akan terwujud  kehidupan yang aman dan damai.

Penerapan hukum yang ditaati dan diikuti akan menciptakan keamanan dan ketertiban. Terwujudnya penegakan hukum dan ketertiban akan menciptakan rasa aman, tenteram, damai, sejahtera dan kehidupan yang rukun akan dapat terwujud. Pengembangan kehidupan yang demokratis dengan mengembangkan dan meningkatkan efektivitas, fungsi dan partisipasi organisasi kemasyarakatan, kelompok profesi dan lembaga swadaya masyarakat dalam kehidupan bernegara.

Membangun masyarakat hukum adalah dengan mengurangi peranan kekuasaan dan pemerintah dalam penyelenggaraan hukum, dengan pemberdayaan masyarakat pada semua aspek bidang hukum, pengadilan (yudiciary), pembuatan (legislation) dan pelaksanaannya (enforcement).

  • Mewujudkan Pembangunan Prasarana dan Sarana Wilayah Guna Menunjang Pembangunan Perekonomian Daerah.

Misi ini ditetapkan dalam rangka mendukung ekonomi kerakyatan yang berbasis agrobisnis dan agroindustri melalui pembangungan infrastruktur sesuai dengan tata ruang dan peningkatan sarana prasarana transportasi yang memadai serta sarana prasarana dasar lainnya.

Pembangunan infrastruktur dan tata ruang yang optimal serta berkelanjutan secara ekonomi dan lingkungan dilakukan melalui penataan penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang berkeadilan, berkelanjutan dengan mengacu pada rencana tata ruang wilayah dan kepentingan rakyat.

Sedangkan untuk mewujudkan sarana dan prasarana transportasi yang memadai melalui peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana transportasi darat, sungai serta laut untuk meningkatkan aktivitas perdagangan, produksi dan pemasaran guna mendukung pertumbuhan perekonomian daerah. Pembangunan sarana dan prasarana tersebut tetap berwawasan lingkungan sehingga harus diimbangi dengan upaya mendorong peran serta masyarakat dan dunia usaha untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup serta peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan permukiman yang sehat.

Pengembangan prasarana dasar difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur yang menunjang kegiatan investasi dan mempermudah aksesibilitas masyarakat untuk mengurangi keterisolasian daerah.

Pembangunan dan Pengembangan sarana dan prasarana transportasi diarahkan untuk meningkatkan dan memperlancar arus mobilitas orang dan barang serta membuka daerah terisolasi sehingga dapat memacu percepatan pengembangan wilayah.

  • Mewujudkan Pembangunan Pertanian Sebagai Basis Perekonomian Daerah.

Misi ini ditetapkan dalam rangka memperkuat basis perekonomian rakyat dan daerah. Potensi yang dimiliki Kabupaten Landak adalah pertanian yang merupakan mata pencaharian 95% rakyat Kabupaten Landak.

Pembangunan pertanian diarahkan pada peningkatan produktivitas pertanian untuk meningkatkan pendapatan petani dan perbaikan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan pembangunan pertanian adalah pembangunan, pengembangan dan peningkatan komoditas unggulan yakni kelapa sawit, karet, tanaman pangan dan hortikultura. Untuk efektivitas pembangunan pertanian ditempuh kebijakan melalui sistem perwilayahan yang disesuaikan dengan kondisi lahan dan potensi wilayah. Pada masing-masing wilayah ditentukan komoditas unggulan untuk dikembangkan secara optimal.

Pembangunan pertanian akan diperkuat dengan dukungan pembangunan infrastruktur wilayah, pemberdayaan petani, mekanisasi pertanian dan  penerapan panca usaha tani, penanganan pasca panen, pemberdayaan lembaga-lembaga keuangan mikro, pengolahan hasil-hasil pertanian dan pemasaran produksi. Untuk menjamin kontinuitas dan stabilitas produksi akan ditempuh kebijakan penetapan harga terendah (floor price) bagi komoditas tertentu, khususnya karet dan gabah. Khusus untuk padi/beras, kebijakan pemasaran difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di dalam wilayah Kabupaten Landak. Apabila kebutuhan dalam wilayah sudah terpenuhi, produksi akan dipasarkan di luar wilayah dengan tetap berpegang pada floor price yang ditetapkan.

Peningkatan produktivitas pertanian tanaman pangan akan didukung dengan kebijakan perbenihan melalui penguatan dan peningkatan penelitian dan pengembangan guna menjamin mutu benih dan produksi.

Pembangunan dan perluasan perkebunan karet rakyat akan didukung melalui kebijakan pembangunan kebun-kebun entris di setiap kecamatan. Pada setiap kecamatan akan dibangun 10 hektar kebun entris yang akan menjadi sumber bibit bagi para petani. Pemerintah Kabupaten Landak melalui instansi terkait akan melakukan pelatihan-pelatihan petani karet agar mereka mampu menyiapkan bibit dan membangun kebunnya secara mandiri.

Untuk meningkatkan pendapatan petani karet, akan ditempuh kebijakan melalui pembangunan industri pengolahan bahan baku menjadi RSS dan bahan setengah jadi. Kebijakan industrialisasi khususnya karet akan didukung dengan langkah-langkah deregulasi dan debirokratisasi perijinan, penyiapan kawasan industri dan penyiapan tenaga kerja yang terampil.